TEMPO Interaktif, London – Mathew, bocah berusia 9 tahun, secara tak sengaja menemukan sebuah fosil yang bisa mengubah pandangan tentang leluhur manusia. “Ayah, saya menemukan sebuah fosil,” kata Mathew kepada ayahnya, Lee Berger, ahli paleoantropologi. Berger melihat batu yang dipegang bocah berumur 9 tahun itu dan langsung menyadari betapa pentingnya hasil penemuan tersebut.